Pengertian Local Genius

Pengertian Local Genius. Local genius sebagai local wisdom dalam disiplin antropologi dikenal istilah local genius. Skripsi ini adalah “local genius seni tari jaranan dalam perspektif muhammadiyah di desa kalirejo lampung tengah”. Pengertian local jenius seringkali diartikan sebagai kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat indonesia berupa keterampilan dan intelektual yang asli milik masyarakat. Tentang local genius peran local genius amat besar arti untuk memahami dan menghargainya sesuai dengan profesinya dalam menghasilkan berbagai bentuk budaya kesenian, tari, musik,.

Local genius sebagai “the sum of the cultural characteristic which the vast majority of a people have in common as a result of their experiences in early life”. Local genius sebelum mendapat pengaruh asing posisi ini terjadi ketika local genius atau kearifan lokal tersebut mampu menjalankan fungsinya dalam masyarakat untuk. Pengertian local jenius seringkali diartikan sebagai kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat indonesia berupa keterampilan dan intelektual yang asli milik masyarakat.

Beberapa pengertian tersebut, pertama dikemukakan oleh.

Dalam disiplin antropologi dikenal istilah local genius.local genius ini merupakan istilah yang mula pertama dikenalkan oleh quaritch wales.para antropolog membahas secara. Soerjanto (1985) menjelaskan local genius sebagai kemampuan budaya setempat menghadapi pengaruh kebudayaan setempat ( alkulturasi). Para antropolog membahas secara panjang lebar pengertian local genius ini (lihat ayatrohaedi, 1986).

Para Antropolog Membahas Secara Panjang Lebar Pengertian Local Genius Ini (Lihat Ayatrohaedi, 1986).

Local Genius Merupakan Kemampuan Masyarakat Untuk Menerima, Memilah Dan Mengambil Kebudayaan Dari Luar Yang Dianggap Baik.

Berdasarkan sosiologi ada kecenderungan bahwa kebudayaan yang lebih tinggi.

Kesimpulan dari Pengertian Local Genius.

Beberapa pengertian tersebut, pertama dikemukakan oleh. Pengertian local genius atau kearifan lokal menurut h.quaritch wales adalah kemampuan budaya setempat dalam menghadapi pengaruh kebudayaan asing pada waktu kedua.